Langsung ke konten utama

festival pasar baba Boentjit

Nama: Muhammad Novriadi Saputra                                                                                                       NPM : 01.017.038
Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Psikologi
Dosen: Sumarni Bayu Anita,S.Sos,M.A
Festival Pasar baba Boentjit



halo Indonesia!!!
         Sumatera Selatan khususnya Palembang melalui GenPI sumsel lagi-lagi memperkenalkan destinasi wisata sejarah baru yakni Pasar baba Boentjit .Pasar Ayang di desain dengan sebuah rumah bersejarah milik Baba Ong Boen Tjik telah berumur 300 tahun dan saat ini penghuninya sudah keturunan ke-8, bukan hanya mengangkat sejarah rumah ini untuk dijadikan tempat wisata disini juga banyak kita dapati makanan khas palembang dan kerajinan tangan nipah yang diolah oleh masyarakat sekitar serta bisa mengangkat perekonomian masyarakat sekitar.
        Pasar baba boentjit terletak di 3-4 ulu Palembang tepatnya ditepian sungai Musi, untuk menuju kesana bisa melalui darat maupun menggunakan kendaraan tradisional Palembang (ketek) harganya  amat terjangkau hanya RP.5000 Rupiah. nggak butuh waktu lama loh dari dermaga BKB cuma butuh waktu 5-10menit untuk mencapai lokasi tersebut.

    Pada kesempatan ini saya diberi tugas untuk mewawancarai salah satu dari pengunjung yang hadir di festival Pasar baba Boentjit, suatu kebanggaan bisa mewawancarai salah satu keluarga dari Baba Ong Boen Tjik yang masa kecilnya hingga masa kuliahnya tinggal dirumah ini.
YA...Ibu Dita dan 2 keponakannya serta 1 cucunya yang bernama Bobby yang kini tinggal di Jakarta, mereka menyempatkan diri hadir di festival ini karena diinformasikan kepokanannya yang berada di Palembang bahwa rumah sejarah ini akan dijadikan tempat wisata. tanggapannya pun amat positif dari ibu Dita tampak senyum bahagia ia selalu tebarkan tak lupa pula ia abadikan moment ini.
        Wahh...ini pemandangan yang sangat indah rumah Baba Ong Boen Tjik akan diapit dengan 2 jembatan yakni Ampera dan Musi VI yang sedang dikerjakan, ia juga mengatakan untuk mencapai kesini lebih enak naik ketek karena bisa menikmati keindahan Ampera yang menjadi icon Palembang dan juga melihat rumah-rumah ter

Komentar

Postingan populer dari blog ini

StayAtHome belajar kualitatif dengan mengunjungi web web dan membaca buku

Halo apa kabar semuanya ? Tetap waspada,jaga kesehatan, jaga jarak jika ingin keluar rumah semoga COVID-19 segera berlalu ya biar kita bisa beraktivitas seperti biasa . Oke deh kali ini aku mau kasih rekomendasi untuk kalian yang lagi belajar metode penelitian komunikasi kualitatif, walaupun saat ini kita kuliah online banyak ni buku buku yang dapat kita baca salah satu nya buku ini, baca dengan santai aja ada juga web web yang bisa kita kunjungi . belajar mata kuliah Metodologi Penelitian Komunikasi kualitatif ini melalui buku Metodologi Penelitian Komunikasi kuatitatif yang ditulis oleh Dr. Sugeng Pujileksono M,Si tahun 2016. Di dalam buku ini terdapat jenis penelitian disertai pemetaan dari aspek paradigma, pendekatan, jenis tradisi dan sifat penelitian komunikasi. Lalu adanya penjelasan perpektif metode dan teori komunikasi. Terdapat pula empat teknik dasar penelitian yang terdiri dari teknik pengempulan data kualitatif, teknik uji kehandalan data kualitatif dan tekn...

JANDA

"JANDA" Disini saya menjadi sutradara film komedi yang berjudul "JANDA" . dimana saya menceritakan seorang perempuan yang sering nak ojek di pangkalan, di pangkalan tersebut selalu terdapat 2 tukang ojek yang pertama orangnya baik dan beriman dan yang kedua orangnya semberonoh serta berambisius untuk mendapatkan perempuan itu . pada suatu ketika tukang ojek yang beriman mengantarkan perempuan itu dan tiba tiba perempuan itu jatuh hati kepada tukang ojek lalu ia mengajak tukang ojek itu menikah ia menceritakan bahwa dirinya janda . lalu orang yang berambisius itu ternyata menyukai perempuan itu juga tapi sayagnya perempuan itu lebih jatuh hati dengan yang satunya . nantikan film saya di festival film candradimuka 2019.